11. Jelaskan
manfaat Sistem Informasi Manajemen dalam bidang pemasaran!
Jawab:
Alat bantu untuk analisis perilaku konsumen dengan menunjukan persentase
pembelian, rata-rata pembelian perbelanjaan dan sejauh mana pembeli membeli
produk bersamaan dengan produk lain. Digunakan untuk mengevaluasi perubahan
dalam prefensi pembeli sebagai akibat dari ekonomi yang berubah, sehingga dapat
membantu seseorang atau kelompok pengambil keputusan untuk meningkatkan
kualitas pengelolaan fungsi marketing.
22. Apa
yang kamu ketahui tentang Sistem Informasi Manajemen? Mengapa berperan penting
dalam sebuah manajemen?
Jawab:
Jaringan
prosedur pengolahan data yang dikembangkan dalam suatu sistem (terintegrasi)
dengan maksud memberikan informasi (intern dan ekstern) kepada manajer sebagai dasar pengambil keputusan.
33. Jelaskan
sejarah Sistem Informasi Manajemen, eksistensinya sekarang dan perkembangan di
masa depan!
Jawab:
·
Sejarah
= Sebelum pertengahan abad ke-20, digunakan kartu
punch. Pemakaian computer terbatas pada aplikasi akuntansi. Pada tahun
1964, memperkenalkan processor baru
yang menggunakan silicon chip circuitry dengan
kemampuan pemrosesan yang lebih baik. Kemudian produsen memperkenalkan konsep
sistem informasi manajemen dengan tujuan menghasilkan informasi bagi manajemen.
Konsep ini cepat diterima oleh perusahaan dan institusi pemerintahan seperti
Department Keuangan.
·
Saat
ini = Perkembangan komputer semakin pesat dan akses global semakin gampang dan
murah membawa kita kepada era digital yang dulunya dianggap sebagai teknologi
yang tinggi.
·
Masa
depan = Komputer memiliki kecerdasan dan kemampuan layaknya manusia.
44. Sebutkan
keuntungan dan kerugian Sistem Informasi Manajemen di perusahaan!
Jawab:
Keuntungan
=
·
Proses
pengolahan yang cepat
·
Tingkat
akurasi informasi yang dihasilkan cukup tinggi
·
Efisiensi
SDM
·
Kemudahan
berinteraksi dengan penggunanya
Kerugian =
·
Sistem
analis dan programmer kurang memiliki pemahaman tentang proses manajemen
organisasi, sehingga tidak mampu menjalin SIM yang di perlukan organisasi
·
Ketidakmampuan
untuk memahami cara berpikir manusia dalam memproses data sebagaimana yang
dikehendaki oleh manajer, sehingga tidak mampu berkomunikasi secara efektif
dengan manajer
55. Sebutkan
komponen dalan Sistem Informasi Manajemen
Jawab:
a.
Secara
Fungsional =
·
Sistem
administrasi dan operasional
·
Sistem
pelaporan manajemen
·
Sistem
database
·
Sistem
pencarian
·
Manajemen
data
b.
Secara
fisik =
·
Perangkat
Keras
·
Perangkat
Lunak
·
Database
·
Prosedur
pengoperasian
·
Personalia
pengoperasian
66. Jelaskan
hubungan Sistem Informasi Manajemen dengan fungsi manajemen!
Jawab:
Hubungannya
menuai sinergi yaitu serangkaian subsistem informasi yang menyuluruh dan
terkoordinasi serta mampu mentransformasi data menjadi informasi sehingga
meningkatkan produktifitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar
kriteria mutu yang telah ditetapkan.
77. Mengapa
Sistem Informasi Akuntansi sebagai bagian terbesar Sistem Informasi Manajemen?
Jawab:
Karena
Sistem Informasi Akuntansi berada di berbagai bidang operasional manajemen
organisasi sehingga Sistem Informasi Akuntansi mendefinisikan sebagai kumpulan
dari subsistem yang berhubungan satu sama lain untuk mengolah data keuangan
menjadi informasi yang di perlukan oleh manajer dalam pengambilan keputusan di bidang
keuangan.
88. Jelaskan
manfaat Sistem Informasi Manajemen dalam perusahaan!
Jawab:
a.
Meningkatkan
Efisiensi Operasional
Investasi
di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi
lebih efisien. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan
strategi keunggulan biaya low-cost leadership. Dengan menanamkan
investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan
rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan
jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan
untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh
adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara
membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.
b.
Memperkenalkan
Inovasi Dalam Bisnis
Penggunaan
ATM. automated teller machine dalam perbankan merupakan contoh
yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-bank
besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang
berlangsung beberapa tahun.
Penekanan
utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching
costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau
pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi
penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh
perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan
sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan segan untuk
menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.
c.
Membangun
Sumber-Sumber Informasi Strategis
Teknologi
sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi
strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini
berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan
telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end
users.
99. Jelaskan
3 hal pokok yang mempengaruhi kualitas informasi!
Jawab:
a.
Relevansi (Relevancy)
Informasi
dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakainya. Pengukuran nilai relevansi,
akan terlihat dari jawaban atas pertanyaan “ how is the message used for
problem solving (decision making)?”. Informasi akan relevan jika memberikan
manfaat bagi pemakainya. Relevansi
informasi untuk tiap-tiap orang satu
dengan lainnya berbeda beda. Misalnya : informasi tentang hasil penjualan
barang mingguan kurang relevan jika ditujukan pada manajer tehnik, tetapi akan
sangat relevan jika disampaikan pada manajer pemasaran.
b.
Akurasi
(Accuracy)
Sebuah
informasi dapat dikatakan akurat jika informasi tersebut tidak bias atau
menyesatkan, bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan
maksudnya. Ketidakakuratan sebuah informasi
dapat terjadi karena sumber informasi atau Data mengalami gangguan atau
kesengajaan sehingga merusak atau merubah data-data asli tersebut.
Beberapa
hal yang dapat berpengaruh terhadap keakuratan sebuah informasi antara lain
adalah:
·
Kelengkapan
(completeness) informasi Informasi yang komplit atau lengkap, berarti informasi
yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kelengkapan yang baik, karena
bila informasi yang dihasilkan sebagian-sebagian tentunya akan mempengaruhi
dalam pengambilan keputusan atau menentukan tindakan secara keseluruhan,
sehingga akan berpengaruh terhadap kemampuannya untuk mengontrol atau
memecahkan suatu masalah dengan baik.
·
Kebenaran
(correctness) informasi. Informasi yang dihasilkan oleh proses pengolahan data, haruslah benar sesuai
dengan perhitungan-perhitungan yang ada dalam proses tersebut. Sebagai contoh,
jika sebuah informasi menunjukkan total nilai gaji yang harus dibayarkan pada
seorang pegawai, maka informasi tersebut haruslah sudah benar dan memuat
perhitungan-perhitungan matematis yang ada di dalam prosesnya seperti
perhitungan tunjangan, perhitungan potongan dan sebagainya.
·
Keamanan
(security) informasi. Keamanan sebuah informasi, tergambar dari jawaban atas
pertanyaan”Did the message reach all or only the intended systems users?”
c.
Tepat Waktu (timeliness)
Bahwa
informasi yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan data, datangnya tidak
boleh terlambat (usang). Informasi yang terlambat tidak akan mempunyai nilai
yang baik, sehingga kalau digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan
dapat menimbulkan kesalahan dalam tindakan yang akan diambil. Kebutuhan akan tepat waktunya sebuah informasi itulah yang pada akhirnya akan menyebabkan
mahalnya nilai suatu informasi. Hal itu dapat dipahami karena kecepatan untuk
mendapatkan, mengolah dan mengirimkan informasi tersebut memerlukan bantuan
sebuah tehnologi terbaru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar